Category: Trailer


Cinta di Saku Celana
Bahasa : Indonesia
Produksi Negara : Indonesia
Genre : Drama, Komedi
Klasifikasi Penonton : Remaja
Durasi : –
Tayang Ind : 28 Juni 2012
Rumah Produksi : Kharisma Multivision Plus
Distributor : Kharisma Multivision Plus
Sutradara : Fajar Nugros
Penulis Skenario : –
Pemain :
Donny Alamsyah, Joanna Alexandra, Ramon Y. Tungka, Dion Wiyoko, Gading Martin, Lukman Sardi, Luna Maya, Masayu Anastasia, Endhita, Agus Kuncoro, Yati Surachman, Lolita Putri

 

Trailer

Sinopsis
Mimpi Ahmad (Donny Alamsyah) sederhana. Dia ingin sekali punya cinta. Dan mimpi itu sebenarnya terasa sangat wajar, karena Ahmad yang memang yatim piatu, tidak pernah sekalipun merasakan cinta sejak ia kecil dan hidup di panti asuhan.

Sampai akhirnya sekumpulan kartu-kartu pos misterius yang dikirimkan Bagas (Lukman Sardi) dari berbagai penjuru dunia, mempertemukan Ahmad dengan Bening (Joanna Alexandra). Seorang mahasiswi cantik namun rapuh, yang kemudian jadi sering ia temui di gerbong KRL yang ditumpanginya. Ahmad pun jatuh cinta. Satu masalahnya. Ahmad bahkan tidak punya keberanian untuk mengajaknya berkenalan.

Peperangan terjadi di hati Ahmad, haruskah ia meraih cintanya atau terus hidup seperti ini? Akhirnya atas saran ibu Panti Asuhan (Vita Ramona) dan dukungan sahabatnya Gifar (Dion Wiyoko), Ahmad menulis surat cinta. Ia berencana memberikan surat itu kepada Bening dan mengajaknya berkenalan sebelum semuanya terlambat. Tapi karena sebuah insiden kecopetan yang tak terduga menyebabkan surat itu hilang, keberanian Ahmad yang memang sudah tanggung langsung hancur.

Tak putus asa, insiden kecopetan itu memberi Ahmad ide. Ia meminta bantuan seorang copet bernama Gubeng (Ramon Y Tungka) untuk mencurikan cinta Bening. Tapi pada hari yang dijanjikan Gubeng, copet sewaan itu tak muncul, Ahmad pun geram. Dengan menggenggam palu stempel pos, Ahmad memburu Gubeng yang ternyata insaf, dan berada di sel penjara.

Masalah ternyata tidak berhenti ketika Gubeng masuk penjara. Gubeng mengaku bahwa cinta itu sekarang tertinggal di saku celana jins yang sedang ia cuci di sebuah Laundry. Namun lagi-lagi, setelah Ahmad tiba di Laundry yang dimaksud, masalah baru kembali menghajar. Karena ternyata si pemilik Laundry itu, Roy (Gading Marten), juga menginginkan cinta dari seorang Bening.

Perseteruan pun terjadi dengan si pemilik laundry, yang juga adalah bos narkoba yang terselubung. Masalah semakin runyam ketika Briptu Nila (Enditha) datang menggerebek tempat itu dan ikut menahan Ahmad. Mimpi Ahmad akan cinta pun terlihat semakin sulit untuk diraih

Ahmad – Donny Alamsyah
Bening – Joanna Alexandra
Gifar – Dion Wiyoko
Gubeng – Ramon Y. Tungka
Roy – Gading Marten
Bagas – Lukman Sardi
Briptu Nila – Enditha

Iklan

Di Timur Matahari

Bahasa : Indonesia
Produksi Negara : Indonesia
Genre : Drama
Klasifikasi Penonton : Semua Umur
Durasi : 110 Menit
Tayang Ind : 14 Juni 2012
Rumah Produksi : Alenia Pictures
Distributor : Alenia Pictures
Sutradara : Ari Sihasale
Penulis Skenario :

Pemain :

Laura Basuki, Lukman Sardi, Ririn Ekawati, Ringgo Agus Rahman, Michael Jakarimilena, Putri Nere, Lucky Martin, Simson Sukoway

Trailer

Sinopsis

Pagi itu seperti pagi hari biasanya. Matahari terbit di timur menyinari pulau ini. Papua, pulau paling timur dari Indonesia, dimana cahaya matahari selalu meneranginya terlebih dahulu. Namun, tidak bagi Mazmur, Thomas dan teman-temannya. Pagi itu mereka masih menunggu kedatangan cahaya itu, cahaya yang akan menerangi mereka dari gelapnya kebodohan, tapi seperti hari-hari yang telah berlalu cahaya itu tak kunjung datang… GURU!

Mazmur setiap hari selalu menunggu kedatangan guru pengganti di sebuah lapangan terbang tua, satu-satunya penghubung kampung itu dari kehidupan diluar sana, kampung mereka berada di daerah pegunungan tengah Papua, daerah yang cukup sulit untuk dijangkau. Pagi itu ia memandang penuh harap kelangit, semoga hari itu ada pesawat yang datang dan membawa guru pengganti karena sudah 6 bulan tak ada guru yang mengajar, setelah Mazmur melempar pandangannya kepada Bapak Yakob, seorang pria berumur yang masih menjaga tradisi, dan dari Bapak Yakob, Mazmur tahu guru tidak juga datang. Diapun berlari kesekolah dan memberi kabar kepada teman-temannya, Thomas, Yokim, Agnes dan Suryani yang dengan setia selalu menunggu kabar itu. “Guru pengganti belum datang, kita menyanyi saja”. Kembali kalimat itu yang keluar dari mulut Mazmur. Karena guru tidak pernah datang akhirnya ke lima anak ini mencari pelajaran di alam dan lingkungan sekitar. Lewat pendeta Samuel, ibu dokter Fatimah, om Ucok dan om Jolex mereka mendapatkan banyak pengetahuan. Namun sebuah kejadian mengubah semua itu, Ayah Mazmur terbunuh oleh Joseph, ayah dari Agnes, dan paman dari Yokim dan Suryani.

Pertikaian antar kampung tak bisa dihindari. Kabar kematian Blasius ayah Mazmur sampai kepada Michael, adik dari Blasius yang sejak kecil diambil oleh mama Jawa yang tinggal dan belajar di Jakarta, Michael terpukul mendengar itu, bersama Vina istrinya, dia memutuskan untuk kembali ke Papua dan mencoba menyelesaikan permasalahan ini. Namun tidak segampang yang dipikirkannya, karena adik bungsunya Alex menentang semua pemikiran modern dari Michael. Perang! Itu jalan satu-satunya bagi Alex untuk membalas kematian Blasius. Orang dewasa bisa saja bertikai, namun tidak bagi Mazmur, Thomas dan ketiga sahabatnya, walaupun kampung mereka bermusuhan, ayah Mazmur terbunuh oleh ayah Agnes, tapi mereka tetap berkawan dan berusah mendamaikan kedua kampung ini.

Sumber Sinopsis: id.Wikipedia

http://id.wikipedia.org/wiki/Di_Timur_Matahari

Ambilkan Bulan

Bahasa : Indonesia
Produksi Negara : Indonesia
Genre : Drama, Musikal
Klasifikasi Penonton : Semua Umur
Durasi : –
Tayang Ind : 28 Juni 2012
Rumah Produksi : Falcon Pictures & Mizan Production
Distributor : Falcon Pictures & Mizan Production
Sutradara : Ifa Ifansyah
Penulis Skenario : –

Pemain :

Lana Nitibaskara : Amelia
Astri Nurdin : Ratna (Ibu Amelia)
Agus Kuncoro : Ayah Amelia
Landung Simatupang : Mbah Gondrong

Trailer

Sinopsis

Amelia (Lana Nitibaskara), gadis cilik berusia 10 tahun yang kesepian. Ratna (Astri Nurdin), ibunya, kelewat sibuk bekerja sebagai manajer HRD di sebuah perusahaan swasta di Jakarta. Dia nyaris tidak punya waktu untuk putri satu-satunya itu. Setelah kematian suaminya (Agus Kuncoro), Ratna praktis menjadi orang tua tunggal yang harus menafkahi keluarga. Seluruh waktunya dihabiskan untuk bekerja. Amelia yang merasa tidak diperhatikan akhirnya mencari teman dan kesibukan sendiri lewat situs jejaring sosial Facebook, yang mempertemukannya dengan Ambar, sepupunya.

Ketika liburan tiba. Amelia memutuskan mengunjungi Ambar di desanya. Di sana, untuk pertama kalinya Amelia berjumpa dengan keluarga besar ayahnya. Untuk pertama kalinya pula, Amelia merasakan hidup di desa yang sangat berbeda dengan Jakarta. Setiap hari, bersama Ambar dan teman-temannya (Pandu, Kuncung, dan Hendra), Amelia menjelajah seluruh desa. Hingga pada suatu hari, mereka masuk terlalu jauh ke dalam hutan di tepi desa dan tersesat. Hutan itu terkenal angker karena di dalamnya tinggal Mbah Gondrong (Landung Simatupang) yang konon berteman dengan jin dan suka memangsa anak-anak.

Sumber : id.wikipedia.org

Link: http://id.wikipedia.org/wiki/Ambilkan_Bulan

TRAILER HATTRICK (2012)

Hattrick

Bahasa : Indonesia
Produksi Negara : Indonesia
Genre : Drama, Sport
Klasifikasi Penonton : Remaja
Durasi : 104 Menit
Tayang Ind : 10 Mei 2012
Rumah Produksi : MVP Productions
Distributor : MVP Productions

Sutradara : Robert Donny
Penulis Skenario : Robert Donny, Ody C. Harahap

Pemain :
Arumi Baschin : Sophie
Denny Sumargo : Galang
Lukman Sardi : Pak Toro
Ira Wibowo : Bos Mafia
Fauzan Nasrul : Samuel
Lionil Hendrik : Halil
Dion Wiyoko : Alung
Amrit Punjabi : Anand
Michael Jakarimilena : Markus
Pong Hardjatmo : Pak Dedy

Trailer

Sinopsis
Setiap tahun turnamen Underground Futsal bertaraf internasional berlangsung tanpa pernah diketahui khalayak. Bu Bos seorang janda pimpinan mafia punya ambisi meneruskan cita-cita suaminya memiliki tim futsal. Demi kehormatan suaminya; demi Indonesia!

Toro seorang pelatih futsal ternama diminta membentuk tim. Samuel, Halil, Alung, Anand, Markus, harus berlatih di tempat khusus. Mereka dijaga pengawal bersenjata, mata juga harus tertutup setiap kali menuju kamp latihan. Toro tahu pemain pilihannya punya skill bagus, meskipun mereka berbeda etnis dan berbeda latar kehidupan. Mereka juga punya masalah yang bisa mempengaruhi keutuhan tim. Samuel kehilangan figur bapak, Alung yang menunggu pengakuan kewarganegaraannya, hingga Anand yang dihantui rasa bersalah setelah kematian ibunya. Tapi Toro justru yakin perbedaan mereka adalah kekuatan timnya.

Tulisan ini diambil dari http://www.id.wikipedia.org

Link : http://id.wikipedia.org/wiki/Hattrick_%28film%29

 

 

Udin Mencari Alamat Palsu

Bahasa : Indonesia
Produksi Negara : Indonesia
Genre : Komedi
Klasifikasi Penonton : Remaja
Durasi : –
Tayang Ind : 24 Mei 2012
Rumah Produksi : D’Color Films
Distributor : –

Sutradara : Chiska Doppert
Penulis Skenario : Herry B. Arissa

Pemain : Udin Sedunia, Momoy Palaboy, Shinta & Jojo, Fransoa


Sinopsis

Dibuka dengan kehebohan si pengantar pos yang jatuh bangun sampai masuk ke selokan karena dapat surat dari Jakarta untuk Udin. Pak Pos tahu itusuratyang akan membawa Udin menjadi orang top seindonesia. Emak langsung nyariin udin yang ternyata lagi ngorok di atas pohon, emak teriak memanggil udin sambil goyang goyangin tuh pohoh sampai udin jatuh dari pohon dan badan udin ngecap di tanah. Udin langusng melonjak girang ketika tahu dapat panggilan dari Jakara. Udin heboh…!

Sementara itu Shinta dan Jojo mulai bete menghadapi rutinitasnya yang gila gilaan. Belum lagi para penggemarnya yang terus menerus mengejarnya. Belum lagi wartawan yang mengejarnya dan si asisten genit bermana EMAN yang gila gilaan ngasih jadwal buat shinta dan Jojo. Dari rekaman album, shooting video clip sampai shooting film.

Juga tentang Momoy dan Palaboy yang datang keJakartadan di rampok, semua tas dan paspor juga uangnya. Momoy nyalahin palaboy yang ngajak ke Jakarta Cuma mau ketemu sama pacarnya di facebook. Fransoa, produser bangkrut yang masih ingin eksis, terobsesi ngumpulin orang orang top di youtube untuk di bikini album. Fransoa udah ngirim surat untuk udin sedunia. Tapi sampai saat ini udin sedunia belum juga muncul. Fransoa sosok yang manja banget, dan obsesinya membuat ia jadi mirip orang stress. Udin mencari alamat dan untuk kedua kalinya tubuhnya di tabrak. Kali ini yang nabrak gadis cantik bernama Deby. Karena merasa bersalah, deby membawa udin ke rumah nya. Udin tinggal di rumah Deby. Udin jadi salah tingkah dan gugupan tinggal di rumah Deby. Deby kasihan juga melihat Udin, kemudian menawarkan kerja sebagai pelayan di tempatnya kerja.

Fransoa pemilik cafe itu kaget melihat Udin yang mirip Udin yang di youtube. Sampai akhirnya shinta dan Jojo berhasil pulang kampung. Momoy ketemu sama fransoa dan di minta tampil di cafenya. Karena nggak ada palaboy, momoy nggak bisa melucu. Fransoa kecewa. Kemudian muncul udin yang menawarkan diri untuk mengisi acara di cafe fransoa. Penampilan udin membuat tamu cafe tertawa dan terhibur. Fransoa senang dan yakin kalau udin adalah udin sedunia yang lagi ngetop di youtube.

Bagaimana kelanjutan hidup mereka?

Trailer

THE RAID: Redemption (Serbuan Maut)

Bahasa : Indonesia
Produksi Negara : Indonesia
Genre : Action
Klasifikasi Penonton : Dewasa
Durasi : 1 Jam 41 Menit
Tayang Int;l : 23 Maret 2012 (AS) 22 Maret 2012 (Australia)
Tayang Ind : 21 Maret 2011
Rumah Produksi : PT. Merantau Films & XYZ Films
Distributor : Sony Pictures (Peredaran Amerika Utara & Latin) Celluloid Nightmares (International)

Sutradara : Gareth Evans
Penulis Skenario : Gareth Evans

 

Pemain :
IKO Uwais : Rama
Donny Alamsyah : Andi
Pierre Gruno : Letnan Wahyu
Ray Sahetapy : Tama Riyadi
Yayan Ruhian : Mad Dog
Joe Taslin : Sersan Jaka
Tegar Satrya : Bowo
Eka Rahmadia : Dagu
Verdi Solaiman : Budi

Trailer

The Raid (sebelum diedarkan: Serbuan Maut) adalah film aksi seni bela diri dari Indonesia yang disutradarai oleh Gareth Evans dan dibintangi oleh Iko Uwais. Pertama kali dipublikasi pada Festival Film Internasional Toronto (Toronto International Film Festival, TIFF) 2011 sebagai film pembuka untuk kategori Midnight Madness, para kritikus dan penonton memuji film tersebut sebagai salah satu film aksi terbaik setelah bertahun-tahun, sehingga memperoleh penghargaan The Cadillac People’s Choice Midnight Madness Award.

Terpilihnya film ini untuk diputar pada beberapa festival film internasional berikutnya, seperti Festival Film Internasional Dublin Jameson (Irlandia), Festival Film Glasgow (Skotlandia), Festival Film Sundance (Utah, AS), South by Southwest Film (SXSW, di Austin, Texas, AS), dan Festival Film Busan (Korea Selatan), menjadikannya sebagai film komersial produksi Indonesia pertama yang paling berhasil di tingkat dunia.

Sinopsis
Di jantung daerah kumuh Jakarta berdiri sebuah gedung apartemen tua yang menjadi markas persembunyian para pembunuh dan bandit yang berbahaya. Sampai saat ini, blok apartemen kumuh tersebut telah dianggap tidak tersentuh, bahkan untuk perwira polisi yang paling berani sekalipun. Diam-diam di bawah kegelapan dan keheningan fajar, sebuah tim elit polisi penyerbu berjumlah 20 orang ditugaskan untuk menyerbu apartemen persembunyian tersebut untuk menyergap gembong narkotik terkenal yang menguasai gedung tersebut.

Tapi ketika sebuah pertemuan dengan seorang pengintai membuka rencana mereka dan berita tentang serangan mereka mencapai sang gembong narkotik, lampu dalam gedung tiba-tiba padam dan semua pintu keluar diblokir. Terdampar di lantai enam dan tanpa jalan keluar, satuan khusus tersebut harus berjuang melawan penjahat-penjahat terburuk dan terkejam untuk bertahan hidup dalam misi penyerbuan tersebut.

Catatan Produksi
Film ini adalah kerja sama kedua antara Gareth Evans dan Iko Uwais setelah film aksi pertama mereka, Merantau, yang diluncurkan pada tahun 2009. Sama halnya dengan Merantau, dalam proyek ini, mereka juga menonjolkan seni bela diri tradisional Indonesia, pencak silat, dalam tata laga mereka. Penata laga untuk The Raid adalah Iko Uwais dan Yayan Ruhian, sama seperti pada Merantau, dengan sejumlah ide dari Gareth Evans sendiri. Proses pengerjaan film ini dikerjakan selama tiga bulan. Selain kedua aktor laga tersebut, The Raid juga dibintangi oleh aktor kawakan diantaranya Ray Sahetapy, Donny Alamsyah, Pierre Gruno dan atlet Judo Indonesia, Joe Taslim.

Penggarapan musik latar rilis versi asli Indonesia dikerjakan oleh komposer Fajar Yuskemal dan Aria Prayogi. Penggarapan skoring musik The Raid yang rilis di wilayah Amerika Utara, Amerika Latin dan Spanyol juga melibatkan musisi Mike Shinoda, (personil Linkin Park) dan Joseph Trapanese, seorang komposer yang menggarap musik untuk film Tron: Legacy (2010) dari Walt Disney Pictures.

Hak distribusi internasional dipegang oleh Nightmare Distribution. Pada saat showcase di Festival Film Cannes 2011, Sony Pictures Classic Worldwide Acquisition membeli hak pendistribusian film ini untuk kawasan Amerika Utara dan Amerika Latin. Untuk kepentingan mempertinggi popularitas, Sony Pictures meminta Mike Shinoda bersama Joseph Trapanese untuk menciptakan musik latar bagi film versi mereka ini. Akibat permasalahan hak cipta dan rencana pembuatan trilogi, film ini dirilis di Amerika Utara oleh Sony Pictures dengan judul The Raid: Redemption. Hak pendistribusian untuk negara-negara lainnya juga telah dijual kepada Alliance (untuk Kanada), Momentum (Inggris), Madman (Australia dan Selandia Baru), SND (kawasan berbahasa Prancis), Kadokawa (Jepang), Koch (kawasan berbahasa Jerman), HGC (Cina), dan Calinos (Turki).Kesepakatan juga telah dibuat dengan para distributor dari Russia, Skandinavia, Benelux, Islandia, Italia, Amerika Latin, Korea Selatan, dan India ketika film ini sedang dipertunjukkan pada Festival Film Internasional Toronto (TIFF), Toronto, Kanada pada September 2011.

Selain pengambilan gambarnya, olahan koreografi seni bela diri film ini juga menuai decak kagum dari para juri dan penonton di berbagai festival fim Internasional. Film ini setelah dirilis sempat bertengger di posisi 15 besar top box office bioskop Amerika. Dengan kesuksesan itu, The Raid berhasil meraup penghasilan sekitar US$ 1.228 juta atau sekitar Rp 11 miliar.

Inspirasi
Sebagian besar ide cerita keluar dari Gareth Evans. Evans mengatakan di dalam blognya dia sejak kecil terobsesi dengan film “Peace Hotel” (1995) yang dibintangi Chow Yun Fat. Dia tidak pernah bisa menemukan film ini di Inggris dan hanya memiliki gambar poster di bawah ini serta sinopsis yang samar-samar.

Evans mengatakan bahwa dia menyukai konsep sebuah bangunan terisolasi yang menawarkan perlindungan kepada penjahat, tetapi ketika Evans akhirnya melihat film tersebut lebih dari 15 tahun kemudian “khayalan” Evans mengenai film ini benar-benar berbeda dengan apa yang dia lihat. Saat dia menonton film ini yang dia bayangkan dari film ini adalah gelap noirish dengan bahaya pada setiap lantai dengan aksi terbatas pada ruang interior dipenuhi dengan bayangan dan ketakutan. Evans juga membayangkan akan memiliki lebih banyak action, bukan hanya dari sudut hati yang manis dan romantis seperti yang ditampilkan pada film ini.

Setelah menghabiskan sebagian besar waktunya untuk “Merantau”, keinginannya untuk membuat film yang latarnya 95% berada di dalam ruangan. Evans mulai menonton banyak film untuk inspirasi, seperti Assault on Precinct 13 (1976) dan Die Hard (1988) untuk mencari struktur cerita, bagaimana mengembangkan adegan aksi ke dalam cerita sealami mungkin.

Evans mengatakan bahwa selalu ingin menemukan cara untuk mencampur genre bersama-sama, untuk membawa lebih ke film seni bela diri daripada sekedar murni tindakan. Itulah yang sebagian besar fans dari genre action ingin lihat.

Dengan Serbuan Maut, Evans dan tim produksi Merantau Films berencana untuk mengeksplorasi gaya pengambilan gambar yang berbeda dan atmosfer film tersebut untuk memungkinkan pergeseran tonal dan perubahan genre. Konsep utama film ini adalah tim SWAT yang terjebak di dalam gedung dengan penjahat di sekitar mereka yang membuat banyak pilihan bagi tim produksi untuk tidak hanya untuk mengeksplorasi koreografi aksi tetapi juga untuk memberikan berbagai sensasi dari ketegangan yang tercipta dari film ini, bahkan juga sensasi horor.

Penghargaan
The Cadillac People’s Choice Midnight Madness Award, TIFF 2011.
Salah satu dari 11 film yang menjadi Spotlight dalam Festival Film Sundance 2012.
Terpilih menjadi penutup sesi FrightFest dalam Festival Film Glasgow 2012.
Audience Award dan Dublin Film Critics Circle Best Film dalam Festival Film Internasional Dublin Jameson 2012.
Prix du Public dalam 6ème Festival Mauvais Genre di Tours, Prancis.
Sp!ts Silver Scream Award pada Festival Film Imagine ke-28 di Amsterdam, Belanda.

Tulisan ini diambil dari http://www.id.wikipedia.org

Link: http://id.wikipedia.org/wiki/The_Raid

TRAILER LOVELY MAN (2012)

LOVELY MAN

Cast and Crew
Bahasa : Indonesia
Produksi Negara : Indonesia
Genre : Drama
Klasifikasi Penonton : Dewasa
Durasi : 1 Jam 15 Menit
Tayang Ind : 10 Mei 2012
Rumah Produksi : Karuna Pictures
Distributor : Karuna Pictures

Sutradara : Teddy Soeriaatmadja
Penulis Skenario : Teddy Soeriaatmadja

Pemain
Donny Damara : Syaipul
Raihaanun : Cahaya
Asrul Dahlan
Yayu A.W. Unru
Ari M. Syarief

Sinopsis
Film ini bercerita tentang seorang gadis muslim sederhana bernama Cahaya (Raihaanun) berumur 19 tahun yang mencari ayahnya di Jakarta. Sejak Cahaya ditinggal oleh ayahnya Saiful (Donny Damara) pada umur empat tahun, Cahaya dibesarkan hanya oleh ibunya dengan nilai-nilai Islam yang ketat.

Perjalanan ini adalah perjalanan pertamanya ke kota besar dengan hanya membawa foto dirinya saat bersama ayahnya dan sebuah alamat yang dia curi dari Ibunya. Di Jakarta Cahaya merasa sangat bingung dengan hiruk pikuk kota besar dimana semuanya bergerak dengan ritme yang cepat.

Pencarian ini membawanya ke sebuah kompleks apartemen tempat tinggal ayahnya. Saat dia sedang mencari informasi mengenai Ayahnya, seorang wanita yang tinggal di salah satu apartemen memintanya untuk mencari Ayahnya di Taman Lawang.

Cahaya yang sudah kelelahan karena perjalanan panjang dari Jawa Tengah tetap memaksakan diri untuk pergi ke Taman Lawang untuk mencari Ayahnya. Dan sangat terkejutlah dia dengan apa yang dia lihat sesampainya di Taman Lawang, yang ternyata adalah tempat prostitusi transgender. Ditempat itu juga Cahaya mendapati kenyataan bahwa ayahnya adalah seorang transgender.

Kekecewaan pun melanda Cahaya yang sedari awal membayangkan bahwa ayahnya adalah seorang ayah ideal. Pertemuan antara Cahaya dan Saiful di jalan tempat ayahnya bekerja kemudian membuka dialog diantara mereka yang terputus selama 15 tahun.

Trailer